Do You Still Love Facebook? Yes, I do!

credit photo : Connections within a social network (David Malan)

Aih… itu judul! Ya, kenyataannya begitu. Tahun 2012, tematik facebook dibuat menjadi formasi timeline. Bagi sebagian pengguna, seperti biasa mulai kasak kusuk gerah melihat perubahan lagi di wajah facebook. Kebetulan, sejak dulu saya tidak terlalu pusing dengan beberapa perubahan dari facebook. Ya, tinggal membiasakan diri saja. Jika ternyata facebook semakin mengorek-ngorek album lama, tulisan lama, status lama, atau menguntit apa yang kita lakukan pada facebook teman kita dianggap mengganggu ‘kan tinggal diatur saja menu privasinya. Saya selalu mengatur untuk menyembunyikan dan rajin menghapus recent activities saya di facebook, jadi akan sulit bagi orang untuk melihat saya sedang mengomentari siapa, atau lagi berteman dengan siapa. Kalau malu dengan posting-posting lama, ya tinggal dihapus saja. Gitu aja kok repot hehehe… Continue reading

Noters atau Bloggers dalam Tempurung

Sebelum facebook merebak, posting-an pribadi melalui media internet disalurkan melalui blog.  Blogging, yaitu kegiatan menulis yang bersifat personal di blog.  Bloggers adalah mereka si penulis blog yang beberapa di antaranya juga jadi terkenal.  Penerbit buku pun tidak mau kalah bersaing merangkul blogger untuk menelurkan buku-buku.

Komunitas blogger tidak bisa dianggap enteng karena cukup banyak blogger yang memiliki kemampuan menulis di atas rata-rata.  Blogger pemula rata-rata memang masih sangat mentah dalam usaha posting tulisan dan malas untuk merawat blog-nya.  Tetapi untuk blogger aktif tidak kalah reputasi dengan tulisan kolumnis di surat kabar atau portal internet.  Semakin aktif posting, tentu semakin terlatih untuk mengulas satu persoalan dengan tajam.

Blogger umumnya bukan hanya ditunjang dari isi tulisan, tapi juga usaha untuk mendisain blog menjadi enak dibaca.  Selain itu juga cara membesarkan blog harus ditunjang dengan personality yang baik dengan saling berkunjung sesama bloggers.  Belum lagi harus mengerti strategi cara mempublikasi alamat blog dengan cara yang sopan.  Tanpa didukung unsur usaha di atas, maka blog hanya mejeng saja tanpa visitor berarti.  Makanya banyak juga yang bingung kenapa blog pribadinya jarang dikunjungi.  Ya, gimana bisa dikunjungi kalau orang tidak tahu hehehe… Continue reading