Hadiah Bulan Juli

Bulan Juli adalah bulan yang memiliki arti buat saya, karena di bulan itu dan tanggal 25, saya melangsungkan pernikahan.  Tahun ini sudah tujuh tahun usianya.

Di tahun ini kami mendapatkan hadiah di ulang tahun pernikahan ketujuh ini, yaitu lahirnya anak kedua kami : Oliver Aquilani Andre yang sudah keluar ke dunia pada tanggal 9 Juli 2011 pukul 16.30.

Tanda-tanda melahirkan sudah terjadi pada tanggal 8 Juli malam hari.  Mules sudah mulai intens, dan sudah terjadi flek.  Akhirnya tanggal 9 Juli dinihari saya menunggu pembukaan di rumah sakit.  Eh ternyata sampai siang jam 12.00 pembukaan belum maju-maju, tetap pembukaan 1.  Sementara dokter sudah wanti-wanti jika sudah 12 jam sejak flek terjadi tidak terjadi kemajuan yang berarti, besar kemungkinan saya harus dioperasi lagi agar tidak terjadi resiko rahim bekas operasi yang robek akibat desakan bayi yang tidak bisa maju-maju.  Maklum berat bayi pada minggu ke-39 naik drastis menjadi 3.2kg dari minggu ke-38 yang hanya 2.7kg.  Padahal berat Pepe waktu lahir pertama di-caecar 3.3kg, jadi agak sulit untuk bayi kedua untuk keluar karena beratnya nyaris sama (catatan : untuk lahir normal sesudah caecar, berat bayi harus lebih kecil daripada berat bayi terdahulu). Continue reading

Anak-anakku (4) -TAMAT-

Ada istilah hamil kebo buat mereka yang hamil hingga 10 bulan.  Tetapi kalau yang satu ini sudah hamil naga, soalnya sudah lama hamil, hampir setahun, anaknya belum keluar-keluar hehehe…  Loh…  siapa yang hamil?  Ya tetap saya, tetapi hamil buku baru.

Sebenarnya rencana sejak pertengahan tahun 2010 saya sudah mempersiapkan materi untuk buku baru yang akan diluncurkan tahun 2011, antara lain Buku Bingkisan Kata Seri Motiflection yang kedua.  Itu karya buku solo saya.  Lalu juga buku fiksi bareng Fonny Jodikin yang naskahnya bahkan sudah selesai disunting (editing).  Judul juga sudah dipersiapkan, antara lain F3 (Fantasi Fonny – Femi) atau Antara Vietnam-Singapore-Surabaya-Jakarta.

Lalu kapan semua terbit?  Eitsss… bukan hanya dua itu loh!  Masih ada satu lagi, yaitu tulisan komplikasi eh kompilasi kontemplasi antara saya, Fonny Jodikin, dan Donny Verdian yang juga sudah memiliki judul, yaitu Biji Sesawi di Rerumputan.  Naskah pun sudah final, tinggal proses menjadi buku. Continue reading

Anak-anakku (3)

Kurang lebih satu bulan lagi anak kedua yang sedang ada di rahim akan lahir.  Berarti sekitar pertengahan bulan Juli 2011 seorang bayi yang sudah di-USG berjenis kelamin lelaki akan melihat dunia.

Sepertinya memang tidak terasa waktu berjalan, walaupun pada trimester pertama rasanya lama berakhir akibat didera mual muntah.  Yang paling bisa dinikmati adalah trimester kedua. Pada trimester ketiga kembali lagi ke masa yang sama berat dengan trimester pertama akibat bonus berat badan dan beberapa keluhan ringan yang menyertai.

Untuk kelahiran anak kedua ini saya memiliki keinginan khusus, yaitu bisa melahirkan secara normal.  Waktu melahirkan Pepe, saya terpaksa harus sectio caecar karena sudah diinduksi juga pembukaan hingga hari kedua mentok di pembukaan dua.  Alasan dari dokter jika rahim kaku yang menyebabkan pembukaan menjadi lama juga membuat kami memutuskan untuk operasi waktu itu.  Ternyata setelah bertanya sana-sini dengan sesama teman yang sudah pernah melahirkan, banyak juga yang dieksekusi rahim kaku bisa melahirkan normal karena kondisi ibu masih cukup kuat.  Berarti ada kemungkinan jika saya masih bisa melahirkan secara normal. Continue reading

Anak-anakku (2)

Tulisan ini sambungan dari Anak-anakku (1)

Berjualan makanan tidak pernah jadi rencana dari kecil, mengingat saya bisa masak saja ketika anak pertama saya sudah menginjak usia 6 bulanan.  Namun setelah bisa memasak akhirnya tertantang juga untuk terjun ke bisnis makanan.

Walaupun tidak mudah pastinya, saya dan suami saya memberanikan diri juga untuk jualan ayam goreng kremes dan ayam bakar.  Persiapan tersebutlah yang membuat saya mengistilahkan jika saya sedang mempersiapkan ‘anak’ yang lahir dengan nama AYAM GO-KAR (GOreng, baKAR & KARi).


Awalnya kita mencoba lokasi yang dekat dengan rumah, tetapi akhirnya kami memutuskan untuk tempat yang lebih ramai yaitu di pusat jualan makanan di area Citra Garden 2, depan Citra Niaga, bersebelahan dengan Dunkin Donat (Cengkareng)  Mangkallah gerobak plus etalase Ayam Gokar di sana dengan spesialisasi menu : ayam goreng kremes, ayam bakar, ayam kari, tahu tempe (goreng dan bakar), dan urap. Ngiler gak? Hehehehe… Continue reading

Anak-anakku (1)

Tiga minggu lebih saya tidak muktahirkan isi blog, termasuk juga tidak banyak menulis status-status di jejaring sosial.  Sebenarnya tangan sudah gatal pengin ngetik-ngetik berbagi kisah dalam dua hingga tiga minggu ini dan sekaranglah menuangkan cerita-cerita sibuk di bulan ini.

Saya memang sibuk dengan urusan anak, baik yang memang anak yang terbentuk dari darah dan daging saya, juga ‘anak’ yang terbentuk dari pikiran serta tenaga.  Jelas saya pastinya lebih senang untuk terlebih dulu menceritakan kesibukan terhadap kegiatan anak kandung saya.

Sudah genap satu bulan Pepe masuk sekolah.  Waktu-Nya memang selalu tepat, karena selagi saya masih bingung mencari sekolah yang pas dengan keinginan (yaitu : pas di kantong, pas dengan pola pengajaran yang cocok dengan Pepe, juga pas lokasinya tidak jauh) tiba-tiba saja ada sekolah yang baru dibuka di Citra Garden 6 (saya di Citra Garden 5).  Setelah dibanding-bandingkan dengan sekolah yang lebih jauh dan yang lebih dekat (yang masih di dalam kompleks perumahan), ternyata semua kriteria yang kami inginkan ada di sekolah baru tersebut.  Tanpa berlama-lama, kami langsung mendaftarkan Pepe setelah melihat dia senang-senang saja di sana ketika kegiatan ‘trial’. Continue reading

Happy Belated Birthday

Pepe, berulang tahun ketiga pada tanggal 14 Desember 2010.  Saya baru sempat mengabadikan melalui tulisan sekarang.  Ini pun saya berusaha menulis dengan cepat selagi stamina sedang tidak drop.

Sebagai orang tua, saya bersyukur bisa belajar menjadi orang yang lebih baik melalui kehadiran anak.  Bagaimanapun walaupun dia kecil, tetapi ia mengajarkan saya agar menjadi teladan yang baik dan juga berusaha untuk selalu lebih baik sebagai manusia di kemudian harinya.

Saya juga bersyukur di usianya yang ketiga ini ia sudah menguasai cukup banyak hal walaupun belum bersekolah.  Bagaimanapun saya harus akui, saya bukan tipe ibu-ibu yang suka berbicara terus menerus sehingga bukan tipikal saya untuk selalu memberikan komentar terhadap tindakan anak.  Saya termasuk membebaskan anak ingin bergerak seperti apa selama tidak merusak dirinya.  Walaupun terkadang terlihat kurang baik di mata orang lain, tetapi syukurlah perkembangan Pepe hingga saat ini cukup baik.

Jadi, apa saja yang sudah dapat ia lakukan di usia ketiganya ini?  Sengaja saya tulis agar bisa saya baca dan ingat kelak :) Continue reading

Tidak Jadi Diet

Nyaris satu bulan, saya yang biasa merilis tulisan lepas paling tidak seminggu dua kali jadi berkurang frekuensinya.  Entahlah, saya yang biasanya bela-belain untuk begadang demi menyelesaikan tulisan jadi mulai enggan begadang.  Pikiran saya juga belakangan ini anteng saja, jarang ada cabang-cabang pertanyaan yang menggelitik untuk dibahas.  Sebagai ganti waktu begadang, saya malah menikmati menonton acara di televisi.  Padahal biasanya saya lebih suka duduk di depan PC daripada di depan televisi.

Dengan kondisi yang seperti di atas tadi tidak membuat saya memaksakan diri untuk menulis.  Walaupun saya menulis rutin untuk weekly motiflection dan Sinis, tetapi saya juga tidak memaksakan diri harus merilis tulisan tersebut tinimbang hasilnya asal menulis.   Jadi, walaupun bete karena tidak produktif tetapi saya cukup menikmati situasi tersebut, karena saya justru banyak waktu untuk mengerjakan hal yang lain.  Termasuk saya juga mulai menikmati untuk membimbing Pepe yang sudah mulai suka minta dibacakan cerita, membantunya saat ia bermain game, diminta ditolong mewarnai, menggunting, menempel, dan kegiatan-kegiatan yang baginya mengasyikkan.  Saya juga masih mengerjakan pekerjaan sehari-hari, kecuali tidak sering duduk di depan keyboard untuk asyik menulis seperti biasanya.

Continue reading