Episode Pepe – Olly : Tangisan

Episode 1

Adik Olly akhirnya tiba di rumah.  Usianya tiga hari.  Pepe ternyata senang melihat makhluk kecil di kamarnya dan mulai memanggil,

“Dedekkk…”

Atau

“Olly…”

Tetapi dia menjadi gelagapan ketika mendengar Olly menangis,

Oaaaa… oaaaa… oaaa!!!”

Pepe menutup kedua kupingnya dan wajahnya mulai mengerut,

“Ughhh…  Dedek so really louddd…!” Continue reading

Terima Kasih, Pepe

Terima kasih
Karena Pepe sudah berusaha mendengar kata-kata Mama.

Terima kasih
Karena Mama selalu terhibur dengan kehadiranmu di samping Mama, tatkala Mama sedang repot menenangkan Dedek Olly.  Mama jadi tidak stress karena kamu.

Terima kasih
Karena Pepe tidak selalu rewel minta ditemani, dan membiarkan Mama istirahat sembari Pepe bermain di ranjang yang sama di tempat Mama memejamkan mata sejenak.

Terima kasih
Karena Pepe sekarang berinisiatif menjadi anak yang pandai semakin hari, seperti belajar mewarnai dengan rapih, dan yang lucu melihatmu berusaha membaca buku ceritamu sendiri padahal kamu belum bisa membaca.  Takjub rasanya melihat jarimu bergerak seiring huruf di bukumu sambil mulutmu berceloteh tentang kisah yang sudah kamu hafal di luar kepala.

Terima kasih
Untuk lagu-lagu yang sering kamu nyanyikan di rumah sehingga membuat Mama tersenyum. Continue reading

Anak-anakku (4) -TAMAT-

Ada istilah hamil kebo buat mereka yang hamil hingga 10 bulan.  Tetapi kalau yang satu ini sudah hamil naga, soalnya sudah lama hamil, hampir setahun, anaknya belum keluar-keluar hehehe…  Loh…  siapa yang hamil?  Ya tetap saya, tetapi hamil buku baru.

Sebenarnya rencana sejak pertengahan tahun 2010 saya sudah mempersiapkan materi untuk buku baru yang akan diluncurkan tahun 2011, antara lain Buku Bingkisan Kata Seri Motiflection yang kedua.  Itu karya buku solo saya.  Lalu juga buku fiksi bareng Fonny Jodikin yang naskahnya bahkan sudah selesai disunting (editing).  Judul juga sudah dipersiapkan, antara lain F3 (Fantasi Fonny – Femi) atau Antara Vietnam-Singapore-Surabaya-Jakarta.

Lalu kapan semua terbit?  Eitsss… bukan hanya dua itu loh!  Masih ada satu lagi, yaitu tulisan komplikasi eh kompilasi kontemplasi antara saya, Fonny Jodikin, dan Donny Verdian yang juga sudah memiliki judul, yaitu Biji Sesawi di Rerumputan.  Naskah pun sudah final, tinggal proses menjadi buku. Continue reading

Anak-anakku (3)

Kurang lebih satu bulan lagi anak kedua yang sedang ada di rahim akan lahir.  Berarti sekitar pertengahan bulan Juli 2011 seorang bayi yang sudah di-USG berjenis kelamin lelaki akan melihat dunia.

Sepertinya memang tidak terasa waktu berjalan, walaupun pada trimester pertama rasanya lama berakhir akibat didera mual muntah.  Yang paling bisa dinikmati adalah trimester kedua. Pada trimester ketiga kembali lagi ke masa yang sama berat dengan trimester pertama akibat bonus berat badan dan beberapa keluhan ringan yang menyertai.

Untuk kelahiran anak kedua ini saya memiliki keinginan khusus, yaitu bisa melahirkan secara normal.  Waktu melahirkan Pepe, saya terpaksa harus sectio caecar karena sudah diinduksi juga pembukaan hingga hari kedua mentok di pembukaan dua.  Alasan dari dokter jika rahim kaku yang menyebabkan pembukaan menjadi lama juga membuat kami memutuskan untuk operasi waktu itu.  Ternyata setelah bertanya sana-sini dengan sesama teman yang sudah pernah melahirkan, banyak juga yang dieksekusi rahim kaku bisa melahirkan normal karena kondisi ibu masih cukup kuat.  Berarti ada kemungkinan jika saya masih bisa melahirkan secara normal. Continue reading

Anak-anakku (2)

Tulisan ini sambungan dari Anak-anakku (1)

Berjualan makanan tidak pernah jadi rencana dari kecil, mengingat saya bisa masak saja ketika anak pertama saya sudah menginjak usia 6 bulanan.  Namun setelah bisa memasak akhirnya tertantang juga untuk terjun ke bisnis makanan.

Walaupun tidak mudah pastinya, saya dan suami saya memberanikan diri juga untuk jualan ayam goreng kremes dan ayam bakar.  Persiapan tersebutlah yang membuat saya mengistilahkan jika saya sedang mempersiapkan ‘anak’ yang lahir dengan nama AYAM GO-KAR (GOreng, baKAR & KARi).


Awalnya kita mencoba lokasi yang dekat dengan rumah, tetapi akhirnya kami memutuskan untuk tempat yang lebih ramai yaitu di pusat jualan makanan di area Citra Garden 2, depan Citra Niaga, bersebelahan dengan Dunkin Donat (Cengkareng)  Mangkallah gerobak plus etalase Ayam Gokar di sana dengan spesialisasi menu : ayam goreng kremes, ayam bakar, ayam kari, tahu tempe (goreng dan bakar), dan urap. Ngiler gak? Hehehehe… Continue reading

Anak-anakku (1)

Tiga minggu lebih saya tidak muktahirkan isi blog, termasuk juga tidak banyak menulis status-status di jejaring sosial.  Sebenarnya tangan sudah gatal pengin ngetik-ngetik berbagi kisah dalam dua hingga tiga minggu ini dan sekaranglah menuangkan cerita-cerita sibuk di bulan ini.

Saya memang sibuk dengan urusan anak, baik yang memang anak yang terbentuk dari darah dan daging saya, juga ‘anak’ yang terbentuk dari pikiran serta tenaga.  Jelas saya pastinya lebih senang untuk terlebih dulu menceritakan kesibukan terhadap kegiatan anak kandung saya.

Sudah genap satu bulan Pepe masuk sekolah.  Waktu-Nya memang selalu tepat, karena selagi saya masih bingung mencari sekolah yang pas dengan keinginan (yaitu : pas di kantong, pas dengan pola pengajaran yang cocok dengan Pepe, juga pas lokasinya tidak jauh) tiba-tiba saja ada sekolah yang baru dibuka di Citra Garden 6 (saya di Citra Garden 5).  Setelah dibanding-bandingkan dengan sekolah yang lebih jauh dan yang lebih dekat (yang masih di dalam kompleks perumahan), ternyata semua kriteria yang kami inginkan ada di sekolah baru tersebut.  Tanpa berlama-lama, kami langsung mendaftarkan Pepe setelah melihat dia senang-senang saja di sana ketika kegiatan ‘trial’. Continue reading

Pesta Puzzle

Aku sering berpikir mencari satu waktu untuk mengundang semua teman-temanku yang pernah singgah di hidupku sedari kecil hingga saat ini.

Yang kubayangkan adalah, aku pasti memerlukan tempat yang sangat besar, mencetak undangan yang banyak, memberikan acara yang paling bagus dari pesta apapun.  Aku tidak bilang temanku banyak, tetap tidak sebanyak selebritis baru yang suka muncul di televisi hanya sekali dua kali… Namun kalau dikumpulkan semua sahabat dari masa kecilku hingga kini ya ternyata jumlahnya lumayan juga buat satu ballroom (belum kalau mereka mengajak pasangan dan anak-anaknya kan…hehehe..). Continue reading