Seringkali saya prihatin melihat orang-orang yang sudah bersusah payah menyebarkan informasi (iklan) di berbagai jalur komunikasi dunia maya seperti email, facebook, milis, forum. Tetapi alih-alih mendapatkan respon, terkadang malah menuai cibiran. Belum lagi kalau dianggap sebagai spam dan diblok oleh pembaca. Boleh saja Anda dan saya sebagai pengiklan bertebal muka dan telinga, tapi buat apa? Adakah orang yang akan membaca iklan dari orang yang sudah dicap sebagai ‘seorang pengganggu’? Usaha menyebarkan informasi tanpa dibaca adalah usaha menjaring angin dan menuai badai.
Seringkali juga tidak terpikirkan oleh pengiklan bila iklan yang di-posting di media atau jejaring sosial cenderung klise dan umum. Dengan kata lain, bila kita mencoba mengiklankan produk baju, kita sering tidak ‘ngeh’ bila ada beratus-ratus orang yang juga mengiklankan produk yang sama (di media yang sama lagi!). Berapa banyak orang yang sama-sama beriklan tentang : jualan buku, MLM, tas, bedcover, mobil, beras, arisan berantai, makanan, asuransi dan produk-produk lainnya? Lalu bagaimana agar informasi klise, umum, dan terkadang out of date (basi, usang, bekas) dibaca sebagai sesuatu yang berharga?
http://smoothmarketing.femikhirana.com/?p=62.