Teman-teman, saya bersyukur bisa diajak bersama 25 penulis lainnya dalam buku Antologi Fiksi Mini yang dibidani oleh Mas Kurniawan Junaedhie dan Kang Soni Farid Maulana ini.
Di tengah-tengah trend fiksi mini, buku ini termasuk pionir dalam format antologi. Silahkan dimiliki, dan berikut adalah paparan mengenai bukunya.
(untuk memperbesar gambar, silahkan klik di gambar)
SINOPSIS BUKU ANTOLOGI FIKSI MINI
Simak beberapa karya yang dimuat di dalamnya:
Sebelum pergi ke medan perang, kekasihnya berjanji akan meminangnya sepulang nanti. Sudah 40 tahun kekasihnya tak kunjung datang. (PENANTIAN TIDAK BERUJUNG, Alina Kharisma)
Ia lega. Dayang Sumbi sang ibunda akhirnya menerima lamarannya. Sample test DNA itu telah ditukarnya dengan milik orang lain. (SANGKURIANG, Ariana Pegg)
Dia merindukan pangeran berkuda putih menjemputnya. Yang ditunggu datang juga. Berkuda putih dan gagah. Tanpa kepala. (PANGERAN BERKUDA PUTIH, Fonny Jodikin)
Dinda mendapati putra bungsunya sedang mematut diri depan kaca. Rok dan gaun malamnya bertebaran di mana mana. (BOY, Nona G. Muchtar) Continue reading
