Bacalah, Jika Ingin Blog atau Webstore Anda Lebih Ramai

Beberapa orang sudah menyambangi saya melalui inbox facebook, email, atau sms sambil bertanya bagaimana agar blog bisa lebih ramai baik blog yang hanya sekadar personal blog maupun blog yang digunakan untuk berjualan atau menghasilkan sesuatu.  Maaf jika pertanyaan-pertanyaan itu ada yang saya simpan dan akhirnya saya berusaha menjawab melalui tulisan ini.

Saya pun sebenarnya tidak memiliki kapasitas yang hebat dalam urusan per-blog-an tinimbang saudara-saudara yang lebih profesional dalam mengelola blog.  Jujur, saya akui tulisan saya di sini cenderung berdasarkan pengalaman sendiri, alias saya jarang menggunakan teknik njlimet yang disodorkan di situs-situs yang mengajarkan bagaimana agar rating blog kita naik.  Jadi, jika Anda nanti masih merasa informasi yang saya berikan kurang banyak, silahkan jelajahi master-master blog yang lebih mumpuni dari segi teknis.

Yang jelas sebelum saya memulai dengan tips yang lebih praktikal, ada satu teori yang justru paling sulit untuk dilakoni blogger atau penjual-penjual yang menggunakan media web blog yaitu :  Komitmen untuk memelihara blog itu sendiri.  Sudah jelas, kalau ada istilah yang keluar dari pikiran atau mulut seperti :  susah, gak ada waktu, malas, gak bakat, gak niat, gak hobi, gak telaten, miskin ide, takut karena gaptek, malu, ribet, maka Anda harus dengan lapang dada untuk tidak ngomel jika blog Anda sepi-sepi saja.  Sepakat???  Yang minat, lanjut yaaa…! Continue reading

Beli Buku Indie (Self Publishing Books and Writers)

Sebagai blogger yang suka menulis dan sudah menerbitkan buku sendiri serta memasarkan sendiri jelas saya sudah merasakan bagaimana seluk beluk mengatur penjualan serta promosi buku.  Saat melihat teman-teman penulis indipenden saya yang juga bergelut untuk menerbitkan sendiri serta memasarkan sendiri bukunya akhirnya menimbulkan rasa solidaritas tersendiri di dalam pikiran saya.

Saya akui bila penulis-penulis indipenden bukanlah penulis yang bisa menciptakan best seller yang penggemarnya sudah berjibun dan didukung promosinya oleh jaringan toko buku besar.  Penulis-penulis indipenden yang tulisannya tidak kalah bagus dengan penulis-penulis yang bukunya dicetak oleh penerbit cenderung bergerak dalam ranah komunitasnya sendiri yang sudah mengenalnya.  Jelas untuk memperkenalkan bukunya di luar dari komunitas penulis indipenden itu sendiri tidak mudah. Continue reading

Noters atau Bloggers dalam Tempurung

Sebelum facebook merebak, posting-an pribadi melalui media internet disalurkan melalui blog.  Blogging, yaitu kegiatan menulis yang bersifat personal di blog.  Bloggers adalah mereka si penulis blog yang beberapa di antaranya juga jadi terkenal.  Penerbit buku pun tidak mau kalah bersaing merangkul blogger untuk menelurkan buku-buku.

Komunitas blogger tidak bisa dianggap enteng karena cukup banyak blogger yang memiliki kemampuan menulis di atas rata-rata.  Blogger pemula rata-rata memang masih sangat mentah dalam usaha posting tulisan dan malas untuk merawat blog-nya.  Tetapi untuk blogger aktif tidak kalah reputasi dengan tulisan kolumnis di surat kabar atau portal internet.  Semakin aktif posting, tentu semakin terlatih untuk mengulas satu persoalan dengan tajam.

Blogger umumnya bukan hanya ditunjang dari isi tulisan, tapi juga usaha untuk mendisain blog menjadi enak dibaca.  Selain itu juga cara membesarkan blog harus ditunjang dengan personality yang baik dengan saling berkunjung sesama bloggers.  Belum lagi harus mengerti strategi cara mempublikasi alamat blog dengan cara yang sopan.  Tanpa didukung unsur usaha di atas, maka blog hanya mejeng saja tanpa visitor berarti.  Makanya banyak juga yang bingung kenapa blog pribadinya jarang dikunjungi.  Ya, gimana bisa dikunjungi kalau orang tidak tahu hehehe… Continue reading

Mari Membaca dan Membuat E-book!

Tulisan ini cukup panjang.  Tetapi percayalah tidak akan membosankan, kecuali sudah sampai pada sub judul yang bersifat teknis :

  1. Cara Memproduksi E-book,
  2. Cara Menerbitkan E-book,
  3. hingga Cara Mempromosikan E-book=

Bagi Anda yang suka membaca dan sering melakukan akses internet, pasti suka baca di internet (ya iyalah…! Hehehe…).  Loh, tapi saya sedang tidak bercanda.  Kenyataannya lagi, semakin banyak yang teredukasi dengan media internet, semakin banyak orang tahu bila banyak bacaan bagus-bagus di internet.   Alhasil, yang biasanya harus beli buku jadi dengan harga relatif mahal, bisa tergantikan dengan hanya akses internet di warnet, browsing, dan yahoo…!  ketemulah dengan informasi-informasi yang diperlukan.

Ya, mau tidak mau akhirnya era membaca dengan format digital pun jadi marak.  Mulailah terkenal istilah Electronic Book yang berbasis PDF (Portable Document Format). Awalnya format e-book dijual dengan harga mahal, nyaris tidak masuk akal bila dibandingkan buku.  Tetapi berangsur-angsur harga e-book mulai menurun bahkan gratisan juga ada.  Jadinya semakin banyak pula orang yang terbiasa dengan membaca di internet.  Mau tahu total e-book yang tersebar di internet?  Ratusan?  Lebihhh!!!  Ratusan ribu???  Tetap lebih, coba saja hitung sendiri hehehe…  Semua tinggal diunduh, hoplah!, buku siap dibaca. Continue reading

Sinis (Sindiran Manis) : Kopi Darat dengan Buaya Darat

Belakangan heboh tentang kasus penculikan, perkosaan, pencemaran nama baik, penyalahgunaan akun jejaring yang berasal dari situs pertemanan, facebook.  Kok bisa heboh ya?  Memangnya aneh ya? (maaf, saya lagi ingin jadi orang yang menyebalkan hehehe…)

Yakin nih sebelum ada facebook, kasus semacam ini tidak pernah terjadi?  Gak kan ya?  Kalau mau lebih cerdas untuk flash back sebenarnya banyak tuh media teknologi komunikasi lain yang juga memiliki andil besar dalam kasus-kasus kriminalitas. Continue reading

SINIS (Sindiran Manis) : Bahasamu, Pribadimu

Gara-gara kemarin pagi sudah menegur seseorang yang tanpa izin langsung membanjiri mailing list dengan posting ilmiah, saya akhirnya ditanya oleh salah satu teman dari Yuk Nulis! tentang metode yang ditawarkan spammer (ya saya sebut saja spammer) itu. Metode NLP yang dibahas oleh spammer ini kebetulan memang ada nyangkut ke bahasa. Jadi ceritanya, bahasa itu sangat berpengaruh kepada perkembangan kepribadian dan pola pikir manusia. Continue reading

Ketika Aku Menjadi Miskin (Weekly Motiflection di Balik Layar -Bagian Pertama-)

Ada beberapa macam tindakan manusia tatkala dia terjepit masalah, antara lain :

Panik

Buru-buru memberontak untuk terlepas. Hasilnya, malah ia semakin sakit akibat gerakannya tersebut. Ia kemungkinan lepas dari persoalan, tetapi mengalami trauma mendalam. Luka batin yang dahsyat. Bila menghadapi masalah yang sama, ia sudah mengalami ketakutan yang amat sangat.

Sabar

Sabar berusaha bergerak pelan-pelan, meringsek pelan dengan berbagai strategi. Hasilnya ia dapat terlepas tanpa mengalami banyak luka. Saat menghadapi masalah yang menjepitnya kembali, ia menyadari bila ia harus melatih otaknya dan kembali mengingat jalan keluar tatkala dulu ia terjepit adalah kesabaran yang merupakan kunci dari segala jalan keluar.

Putus asa

Putus asa, stress, depresi, kemudian mati terjepit (atau pakai acara bunuh diri)

======================================= Continue reading