Untuk : sahabat, Theresia Julian
Di kiriku jungkat jungkit berkilau
Di kananku seluncuran beralas awan
Di seberangku ayunan bersalut emas nan silau
Kumainkan bergiliran
Kutak lagi ngambek mogok makan
Kutak lagi ngompol bila tak tertahan
Kutak perlu lagi makan obat-obatan
Kutak perlu lagi menangis kesakitan
Ada malaikat yang mengganti pakaianku
Ada Bunda Maria yang menggendong aku
Ada Tuhan Yesus yang bernyanyi bersamaku
Mereka berebutan memangku aku
Mama, Dedek dibawa pulang Bapa
Tempat yang ternyata sangat indah
Jangan sedih ya, Mama
Yang sabar dan kuat ya, Mama
Sebentar lagi kita bisa lagi bermain bersama
Selamat jalan ya, Dedek Arthur
Kedatangan dan kepergianmu yang singkat tetaplah mujizat
Doa kami menyertaimu, Mama Echa , teman SD kami hingga sekarang
My heart is also break, friend. But I know, He gives us the best in this life!
(In memoriam : Marcell Arthur Jonathan, 19 Februari 2007- 11 Maret 2010)
Aku tergetar banget baca ini….
Tunduk duka untuk sahabatmu…. semoga Marcell sudah bahagia dengan Bapa di surga…
iya don, memang mengharukan sekali
yakinlah dia sudah di surga ya